10 MayTelur Ikan Cupang: Fokus Baru Setelah Pemijahan

Ikan cupang adalah satu ikan yang belakangan populer sebagai jenis ikan hias dan banyak dikoleksi oleh berbagai kalangan. Sebagai ikan hias, ikan ini digemari karena memiliki bentuk tubuh yang kecil namun dengan warna dan pola serta bentuk ekor yang menarik. Ikan ini juga memiliki sisi atraktif karena dikenal sebagai ikan yang agresif dan dapat saling menyerang satu sama lain. Hal tersebut membuat sebagian orang bertanya-tanya, bagaimana cara ikan ini bereproduksi dan menghasilkan telur ikan cupang?

telur ikan cupang

Sumber: Pinterest

Perkawinan pada Ikan Cupang

Ikan cupang juga dikenal sebagai ikan aduan karena sifat agresifnya, namun faktanya hanya ikan jantanlah yang memiliki kecenderungan untuk saling menyerang. Di habitat aslinya di lingkungan Asia Tenggara, ikan ini bahkan dapat hidup secara berkelompok dan betina akan memilih sendiri ikan jantan yang paling atraktif untuk dikawini. Hanya saja, dalam pemeliharaan ikan di akuarium, sebaiknya setiap akuarium hanya terdiri dari satu ikan jantan untuk menghindari perkelahian. Oleh sebab itu, Anda perlu memilih sendiri ikan jantan dan ikan betina yang akan dijadikan indukan. 

Pemilihan indukan tersebut harus Anda lakukan dengan seksama, baik dari pemilihan kualitas hingga kecukupan usia ikan cupang. Hal ini karena proses pengenalan untuk pemijahan itu sendiri rantan membuat ikan cupang stres. Usia ikan jantan yang siap dipijah adalah 4-8 bulan, sementara betina adalah 4 bulan. 

Proses Pemijahan

Proses pemijahan dimulai dengan menempatkan ikan jantan dan betina dalam satu akuarium, namun betina dimasukkan ke dalam botol kaca terlebih dahulu. Hal ini agar masing-masing tidak kaget dan stres karena tiba-tiba dimasukkan dalam satu akuarium dengan ‘ikan asing’. Baca lebih lengkap mengenai pemijahan ikan cupang di sini

Singkatnya, saat kedua ikan saling tertarik, maka ikan jantan akan mulai membuat gelembung udara yang nantinya digunakan sebagai tempat meletakkan telur ikan cupang. Setelah selesai, mulailah untuk melepaskan ikan betina maka proses pemijahan akan segera terjadi. Selanjutnya Anda akan menemukan telur-telur ikan cupang tersebut akan dibuahi oleh ikan jantan dan ia sendiri yang akan membawanya ke sarang telur yang tadi ia buat. Jika sudah begini, pisahkan ikan betina dari akuarium tersebut karena memiliki kecenderungan untuk memakan telur-telur tersebut. 

Telur Ikan Cupang

Jumlah telur yang dihasilkan ikan cupang saat pemijahan dalam beberapa kasus bisa mencapai 500 lebih. Meski demikian, tidak semuanya akan dibuahi dan menetas menjadi burayak ikan cupang. 

Sarang telur berupa gelembung yang dibuat oleh ikan jantan akan menjadi tempat telur-telur ikan cupang tersebut sebelum menetas. Ikan jantan memiliki peran yang krusial dalam menjaga telur dan sarang telur ini. Ia akan memastikan tidak ada telur-telur yang jatuh dan terus memperbaiki sarang telur agar tidak runtuh dan bahkan membuat gelembung-gelembung baru jika dibutuhkan. 

Cupang jantan juga akan memakan telur-telur yang gagal dibuahi atau busuk agar tidak menyebar pada telur-telur lainnya. Jika ikan jantan berhenti menjaga telur dan sarangnya, maka sarangnya berpotensi untuk runtuh dan telur-telur yang berjatuhan memiliki peluang yang kecil untuk bertahan. 

Selama menjalankan tugasnya menjaga telur, ikan cupang jantan juga akan rentan tiba-tiba berubah memangsa telurnya sendiri. Anda perlu memperhatikan pemberian makanan ikan ini agar hal tersebut tidak terjadi. 

Tanpa perhatian yang fokus dan mendetail pada  telur ikan cupang, risiko kegagalan telur menetas akan semakin tinggi. Pastikan Anda melakukannya dengan baik ya!

Post Tagged with ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *