21 AprIkan Koi: Asal, Ciri-Ciri, Karakteristik dan Pemeliharaan

Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang populer di Indonesia. Jika sebagian besar ikan hias dipelihara di akuarium, ikan koi adalah jenis yang cocok untuk dipelihara di kolam dan dalam jumlah yang cukup banyak. Berbicara tentang ikan hias tentu saja tidak lengkap tanpa mengulas ikan yang berasal dari Asia Timur ini. 

Ikan koi

Sumber: Freepik

Asal Mula

Ikan Koi adalah salah satu kerabat dekat ikan mas yang dijinakkan pertama kali di Tiongkok ratusan tahun lalu. Ikan ini dapat beradaptasi dengan baik di setiap musim dan lingkungan sehingga ketika dibawa ke Jepang pun ikan ini dapat hidup dengan baik. Pemeliharaan ikan koi pada awalnya bertujuan sebagai makanan, karena ikan ini memiliki ukuran cukup besar. Lalu, di Jepang ternyata ikan ini mulai dikembangkan sebagai ikan hias dan mulai banyak digemari di negara tersebut. 

Di Indonesia sendiri, ikan koi masuk pada tahun 1991 ketika Kaisar Jepang menghadiahkan ikan tersebut kepada presiden Soeharto sebagai cenderamata. Setelah dikembangbiakkan, ternyata ikan ini juga dapat hidup dengan baik di lingkungan tropis sehingga dengan cepat menjadi populer di kalangan pencinta ikan hias. 

Ciri Fisik

Ikan koi memiliki bentuk tubuh yang menyerupai torpedo yaitu bulan dan memanjang namun agak pipih di bagian ekor dan kepala. Mereka memiliki sirip-sirip yang terdiri dari sirip punggung, sepasang sirip dada, sepasang sirip anus, dan sirip ekor. Koi dapat tumbuh sangat besar mencapai sekitar 90 cm dengan pertumbuhan yang mencapai 2 cm per bulan. 

Ada banyak sekali warna dan corak yang dapat ditemui, jenisnya pun mencapai ratusan. Hanya saja hanya beberapa yang dikenal dan populer di Indonesia. Umumnya memiliki warna cerah yang membuatnya rentan terhadap serangan predator.

Karakteristik

Ikan koi adalah omnivora yang dapat memakan segala jenis makanan sehingga cenderung mudah untuk dipelihara. Mereka dapat memakan kacang-kacangan seperti kacang polong, sayuran seperti selada dan buah-buahan seperti semangka. Ikan ini memiliki bentuk mulut yang seolah didesain untuk makan dari bagian bawah, hanya saja ikan ini juga dapat sering muncul ke permukaan untuk makan apabila terbiasa diberi makan dengan cara tersebut. 

Mereka adalah hewan yang ramah dan tidak agresif sehingga dapat dipelihara dalam jumlah banyak dalam satu kolam. Ikan ini dikenal jinak dan dapat dilatih untuk mengambil makanan langsung dari tangan manusia. 

Pemeliharaan 

Meskipun berasal dari negara yang memiliki 4 musim, ikan koi ternyata tidak tahan terhadap musim dingin yang berkepanjangan. Sistem kekebalan tubuh mereka melemah jika terus menerus berada pada suhu di bawah 10°C sehingga. Meski demikian, secara umum ikan ini memiliki adaptasi yang baik terhadap perubahan lingkungan termasuk ketika dipelihara di daerah tropis seperti di Indonesia. 

Seperti yang disampaikan sebelumnya, ikan koi adalah ikan kolam, bukan akuarium, sehingga pastikan Anda menyiapkan kolam ikan sebelum memutuskan untuk memelihara ikan koi. Ukuran kolam yang disarankan untuk ikan ini adalah 5×10 m dengan kedalaman sekitar 1 hingga 1,2 m. Selain itu, kolam Anda sebaiknya memiliki filter agar airnya tetap jernih. 

Saat memberi makan, Anda dapat memperhatikan apakah ada hal-hal yang aneh seperti bisul atau sejenis luka yang dapat menandakan adanya infeksi bakteri. Selain itu hindari kolam koi dari pemangsa seperti musang, kucing, dan berang-berang. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *