07 MayMengenal Lebih Dekat Ikan Cupang Koi

Salah satu jenis ikan hias yang menjadi favorit para pehobi adalah ikan cupang koi atau yang disebut juga koi betta. Ikan ini merupakan hasil pemuliaan jenis ikan cupang fancy atau marble sehingga tidak ditemukan di alam liar. Nama “cupang koi” diberikan karena mereka memiliki kemiripan dengan ikan koi kolam dari segi pewarnaan dan bentuk. Meskipun demikian, ini memiliki karakter yang tidak jauh berbeda dengan ikan cupang lainnya. 

ikan cupang koi

Sumber: bettasplendid.com

Asal

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ikan cupang koi merupakan hasil pemuliaan dari ikan cupang marble sehingga tidak ditemukan di alam liar. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan ikan yang memiliki ciri khas seperti cupang koi. Pemuliaan ikan ini pun sangat selektif untuk mempertahankan warna, bentuk dan ciri khas tersebut. 

Ciri fisik

Selain itu, sama seperti jenis lainnya, ikan cupang koi juga memiliki beberapa variasi ekor serta kombinasi warna dan corak layaknya ikan koi. Warna-warna yang sering muncul adalah hitam, putih, dan merah, persis ikan koi. Namun terkadang juga ditemukan sentuhan warna kuning dengan warna dasar yang juga berbeda-beda. 

Banyak orang yang kerap keliru dalam membedakan ikan cupang koi dengan jenis fancy karena sekilas tampak sama. Meski demikian, ada berbagai perbedaan yang dapat ditemukan jika diperhatikan dengan sedikit lebih seksama. Meskipun sama-sama sering ditemukan dalam jenis ekor plakat dan halfmoon, warna-warni pada cupang fancy biasanya lebih variatif. Terutama saat sudah dewasa, warna pada ikan fancy akan jauh lebih berwarna dan cerah. 

Perlakuan khusus

Secara umum cupang koi tidak membutuhkan perlakuan khusus, sama seperti jenis lainnya. Mereka dikenal sebagai ikan yang cukup tangguh dan dapat bertahan di lingkungan yang minim oksigen, serta wadah yang kecil. Meski demikian, agar mereka dapat tumbuh dan hidup dengan baik dan sehat, Anda perlu memberikan sebuah akuarium. Anda juga dapat memasukan tumbuhan hidup atau sintetis yang akan membuat ikan cupang merasa nyaman. 

Ikan cupang secara umum dianggap mampu bertahan di lingkungan air yang minim oksigen karena organ labirin yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan oksigen dari permukaan. Oleh karena itu, meskipun Anda tidak menggunakan aerator di dalam akuarium, pastikan ikan koi masih bisa bernapas di permukaan. Selain itu, tetap gunakan filter dan pompa dan buat aliran air yang tidak terlalu deras. Pantau selalu air untuk tetap berada pada suhu 24-27 °C dengan pH normal hingga sedikit asam yaitu 6-7. 

Jika Anda ingin memelihara dua koi jantan dalam satu akuarium, pastikan Anda memberikan sekat karena mereka memiliki kecenderungan untuk berkelahi. 

Makanan

Pada dasarnya, ikan cupang koi tidak membutuhkan perlakuan khusus dalam hal makanan. Sama seperti semua ikan cupang, cupang koi merupakan karnivora dengan sistem pencernaan yang memiliki kecenderungan untuk mencerna daging. Oleh karena itu, makanan organik seperti hewan-hewan hidup atau beku sangat cocok diberikan pada ikan cupang. Anda dapat memberikan daphnia (kutu air), artemia (udang primitif), serta cacing-cacingan seperti cacing darah dan cacing sutra. 

Cupang koi dapat mencerna makanan serpih (pelet), namun tidak disarankan untuk dijadikan makanan utama karena berpotensi menyebabkan mereka kekurangan nutrisi. Jangan lupa pula untuk memberi makan secara teratur dengan menu yang berbeda setiap hari agar ikan tidak bosan serta semua nutrisi terpenuhi. Hindari pula memberi makanan terlalu banyak karena dapat menyebabkan ikan menjadi kembung dan tidak mau makan. 

Nah, itu dia seluk-beluk mengenai cupang koi yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk memeliharanya. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *