14 MaySeluk-beluk Ikan Cupang Betina yang Perlu Anda Ketahui

Mengenali jenis kelamin ikan hias memang diperlukan pengamatan, terutama pada ikan yang sangat kecil seperti ikan cupang. Dengan ukuran sekitar 6-7 cm saja, sulit sekali membedakan ikan jantan dan betina secara sekilas. Namun, Anda dapat mengenali ikan cupang jantan dan ikan cupang betina jika mengamati perilaku yang kemudian dipastikan kembali dengan pengamatan fisik. 

ikan cupang betina

Sumber: bettafishfacts.org

Berbeda dengan ikan cupang jantan yang lebih populer karena lebih agresif dan mudah dikenali, cupang betina seringkali tidak mendapatkan perhatian khusus. Kali ini kami akan membahas seluk-beluk mengenai ikan cupang betina dan juga cara perawatannya. 

Ciri Fisik

Hal yang paling mudah diamati dari ikan cupang betina adalah ciri fisiknya, di mana mereka memiliki beberapa perbedaan dengan ikan jantan. Secara umum, ikan jantan memiliki tubuh yang lebih pipih dan panjang dengan sirip-sirip yang lebih panjang dan menjuntai. Sedangkan ikan betina bertubuh lebih pendek dan lebih bulat jika dilihat dari depan. Selain itu sirip-sirip ikan betina juga lebih pendek serta sirip bagian perut yang menyerupai sisir. 

Jenis kelamin ikan cupang juga dapat dilihat berdasarkan warnanya. Ikan jantan memiliki warna yang lebih cerah, sementara ikan betina memiliki warna yang lebih kusam. Namun, hal ini terkadang tidak begitu tampak berbeda pada warna-warna tertentu. 

Jika Anda masih ragu, Anda dapat memeriksa bagian bawah tubuh ikan cupang. Ikan betina akan memiliki ovipositor atau saluran telur yang agak menonjol ke bagian luar tubuh sehingga tampak seperti bintik pitih keci. Letak bintik putih  tersebut berada di dekat sirip perut. 

Perilaku

Fakta bahwa ikan cupang adalah ikan yang agresif berlaku untuk kedua jenis, baik jantan maupun betina. Hanya saja, ikan jantan cenderung lebih reaktif dan afresif terhadap hal-hal yang membuat mereka terancam. Mereka juga berenang lebih cepat dan gerakan yang tampak lebih gesit. 

Salah satu cara melihat jenis kelamin ikan cupang berdasarkan perilakunya adalah dengan cara menaruh kaca di dalam akuariumnya. Ikan jantan cenderung akan memperlakukan bayangannya di cermin seperti musuh atau ikan jantan lain. Mereka akan mengembangkan ekor dan sirip-siripnya serta menatap galak. Sedangkan ikan betina tidak akan begitu memerdulikan bayangannya di cermin. 

Merawat cupang betina di dalam akuarium

Ikan betina seringkali luput dari perhatian dan kurang diminati lataran memiliki warna yang lebih pudar dan kusam. Meski demikian, mereka juga memiliki banyak sisi menarik terutama dalam hal perilaku. 

Berbeda dengan ikan jantan yang sebaiknya tidak ditempatkan bersama dalam satu akuarium, Anda dapat melakukannya pada ikan betina. Syaratnya, Anda harus menyediakan akuarium dengan ukuran yang lebih besar agar mereka juga tidak berujung bertengkar dan stres. Ukuran akuarium yang disarankan adalah minimal 20 liter untuk satu atau dua ekor ikan betina. 

Perawatan dan Perlakuan Khusus

Pada dasarnya semua perlakuan seperti perawatan dan pemberian pakan untuk ikan cupang betina sama saja dengan yang lainnya. Namun, jika Anda ingin mengawinkan ikan ini, Anda harus menaruhnya terlebih dahulu di dalam wadah bening untuk mengenalkannya pada ikan jantan. Selain itu, setelah perkawinan dan telur-telur mulai terlihat di akuarium, Anda harus mengeluarkan ikan betina. Hal ini disebabkan kecenderungan ikan cupang betina untuk memakan telurnya, alih-alih melindungi seperti ikan jantan. 

Nah, itu dia seluk-beluk mengenai ikan cupang betina yang perlu Anda ketahui. Meskipun tidak seindah dan secerah ikan cupang jantan, cupang betina juga memiliki banyak daya tarik dan keindahan untuk akuarium Anda. 

Post Tagged with ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *