30 AprIkan Cupang Aduan, Lebih dari Sekadar “Ikan Kecil”

Nama ikan cupang tentu sudah tidak asing lagi bagi kita masyarakat Indonesia. Tidak seperti ukuran tubuhnya yang kecil, jenis ikan hias ini memiliki ketangguhan yang besar dan bahkan dapat dijadikan ikan aduan. Ikan cupang dikenal baik sebagai ikan aduan, maupun sebagai ikan hias dengan pangsa pasar masing-masing. Beberapa orang mengoleksikan untuk dijadikan ikan aduan, sementara juga banyak yang mengoleksinya sebagai ikan hias biasa. 

Fakta Ilmiah

ikan cupang

Sumber: Freepik

Ikan cupang memiliki nama ilmiah Betta sp. yang memiliki beberapa varietas lainnya seperti Betta pugnax (Forest Betta), Betta taeniata (Banned Betta), Betta macrostoma (Bruney Beauty) dan lain-lain. Ada lebih dari 70 jenis ikan cupang yang ada hingga saat ini, beberapa di antaranya mungkin tidak ditemukan ada di alam liar karena merupakan hasil pemuliaan atau kawin silang. Habitat asli ikan cupang adalah di alam liar di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Vietnam, Thailand dan termasuk Indonesia. 

Ukuran ikan cupang tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan ikan hias lainnya yaitu hanya sekitar 5-7 cm saja. Ikan ini memiliki sirip-sirip yang dapat menegang saat mereka mulai marah dan hendak berkelahi. Salah satu keunggulan ikan ini adalah ketangguhannya yang dapat bertahan hidup di wadah kecil tanpa alat bantu seperti aerator. Mereka dapat hidup antara 3 hingga 5 tahun. 

Jenis Ikan Cupang

ikan cupang aduan

Sumber: Freepik

Secara umum, ikan cupang dibedakan menjadi tiga jenis yaitu ikan cupang hias, ikan cupang aduan dan ikan cupang liar. Ikan cupang hias adalah jenis yang umumnya sudah mengalami pemuliaan sehingga memiliki bentuk yang lebih menarik. Sementara ikan cupang liar adalah ikan cupang yang masih ditemui di berbagai daerah sebagai hewan liar, baik itu di sungai atau kali. Sedangkan ikan cupang aduan adalah ikan cupang yang dipelihara sebagai petarung dalam aduan atau laga. 

Ikan Cupang Aduan

betta fish

Sumber: Freepik

Seperti yang sudah disebutkan, ikan cupang aduan adalah jenis khusus yang memang dipelihara untuk dijadikan ikan aduan. Meski demikian, mereka bisa saja merupakan ikan cupang hias yang agresif atau ikan cupang liar yang dipelihara. Biasanya pehobi memilih satu atau beberapa ikan cupang miliknya yang memiliki karakteristik paling agresif dan beringas. Ikan-ikan tersebut lalu dipelihara sebagai ikan aduan dengan cara melatihnya secara berkala. 

Selain ikan hias dan ikan aduan oleh orang dewasa, ikan cupang juga cukup sering dijadikan hewan peliharaan oleh anak laki-laki di Indonesia. Sebagian besar anak-anak menyukai ikan cupang karena mereka senang berkelahi satu sama lain. Meski demikian ada pula anak-anak yang sudah melihat ikan cupang sebagai ikan hias, dan mulai mengoleksinya. 

Di tahun 90-an hingga awal 2000-an, ikan cupang sebagai mainan anak-anak ini cukup sering ditemukan di jual di depan sekolah-sekolah maupun pasar tradisional. Namun, biasanya bukan dari jenis yang umumnya dikoleksi orang dewasa. Di beberapa tempat ikan yang dijadikan mainan anak-anak tersebut adalah ikan cupang liar yang ditangkap dan dibudidayakan. 

Memelihara Ikan Cupang

bettas

Sumber: Freepik

Meski bukan peliharaan mahal dan bergengsi, hingga kini ikan cupang masih banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia sebagai ikan hias. Selain ukuran kecil dan bentuknya yang indah, salah satu faktor yang menyebabkan ikan ini disukai adalah ketangguhan fisiknya, sehingga tidak diperlukan ‘high maintenance’ dalam perawatannya. Oleh karena itu, ikan cupang aduan dapat dipelihara oleh siapa saja, bahkan anak-anak sekalipun. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *