05 MayCara Merawat Ikan Cupang Agar Tidak Sakit

Ikan cupang ini dikenal sebagai salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup tangguh dan tidak gampang mati. Meski demikian, agar keindahannya selalu terjaga, terutama pada ikan cupang hias, Anda tetap perlu menerapkan beberapa langkah perawatan. Pada dasarnya, merawat ikan cupang tidak begitu sulit, namun Anda tetap perlu berhati-hati agar tidak merusak keindahan ekor maupun sirip ikan hias yang cantik ini. Bagaimanakah cara merawat ikan cupang? Simak penjelasannya!

merawat ikan cupang

Sumber: small-pets.lovetoknow.com

Kondisi akuarium

Meskipun rata-rata ikan cupang hias merupakan jenis yang tidak ada di alam liar, namun rata-rata ikan ini masih memiliki kecenderungan yang sama. Bagi ikan cupang yang hidup di alam, mereka biasanya ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau sungai yang airnya tenang. Mereka memiliki organ labirin yang berguna untuk mendapatkan oksigen dari udara jika tidak ada oksigen di air. 

Oleh sebab itu, berbeda dengan kebanyakan ikan hias yang membutuhkan aerator atau pompa, ikan cupang dapat tidak memerlukannya. Meski demikian, Anda perlu untuk memasukkan tanaman hidup ke dalam akuarium ikan cupang seperti water hornwort. Anda bisa meletakkannya di beberapa tempat, namun perhatikan jangan sampai terlalu banyak dan justru membuat akuarium ikan cupang menjadi seperti hutan hornwort. 

Selain itu, Anda juga sebaiknya tetap menggunakan filter karena berfungsi untuk menjaga kebersihan sehingga populasi ganggang juga dapat terkontrol. Suhu akuarium yang tepat untuk ikan cupang adalah 23°C-26°C dengan pH 6-8. 

Nutrisi Makanan

Cara merawat ikan cupang selanjutnya adalah dari segi makanan. Seperti diketahui, ikan cupang adalah ikan karnivora sehingga membutuhkan banyak protein. Oleh karena itu Anda sebaiknya memberikan makanan hidup atau organik bagi ikan cupang. Pilihan makanan yang dapat Anda berikan antara lain adalah kutu air, artemia, cacing darah dan lain-lain. 

Banyak orang memilih untuk memberi ikan cupang mereka makanan kering seperti pelet. Namun, makanan tersebut tidak dapat dijadikan makanan utama melainkan hanya selingan saja. Hal ini karena pelet tidak mengandung cukup nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan cupang. 

Selain itu, pastikan Anda memberikan berbagai jenis makanan ikan cupang secara bergantian. Anda juga harus teratur dalam frekuensi maupun porsi pemberian makanannya. Beri mereka makan di pagi dan sore hari dalam porsi yang dapat mereka habiskan dalam 2 menit. 

Pemeliharaan Kesehatan

Memelihara keseahatan juga merupakan salah satu cara merawat ikan cupang yang terpenting. Sama dengan ikan mana pun, ikan cupang memiliki risiko untuk mendapatkan penyakit, terutama jika berada pada kondisi akuarium yang kurang terjaga. Penyakit yang umum terjadi adalah seperti pembusukan sirip atau kembung. Jika pembusukan sirip terjadi pada kolam yang tidak hanya dihuni oleh satu ikan, maka Anda harus segera mengkarantina ikan tersebut agar tidak menular. 

Selain pembusukan sirip, ikan cupang juga kerap mengalami kembung pada bagian perutnya. Jika ini terjadi, maka Anda harus melakukan karantina untuk ikan cupang Anda serta mulai perlakuan khusus untuk penyembuhan. Di antaranya adalah memasukkan garam ikan hias dalam jumlah kecil (0,1%) ke dalam air akuarium. 

Jangan lupa memastikan bahwa kondisi air selalu bersih dan terjaga. Ikan cupang Anda mungkin tidak dapat makan sesuai porsi normal, sehingga Anda dapat menguranginya menjadi setengahnya. Jika terjadi infeksi, misalnya perut menjadi kemerahan, Anda dapat memasukkan cairan antibiotik yang dapat dibeli di toko ikan hias. 

Evaluasi

Guna dapat melakukan perawatan terbaik bagi ikan cupang, Anda harus sering melakukan evaluasi untuk setiap perlakuan yang Anda berikan. Misalnya, jika ikan cupang tampak lambat dan tidak mau makan karena memakan terlalu banyak makanan, Anda bisa mengurangi porsinya. Selain itu rutinlah untuk memperhatikan bagian-bagian tubuh ikan cupang sebagai deteksi dini adanya masalah serius. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *