02 MarCara Merawat Ikan Arwana di Akuarium

Untuk dapat merawat dan memelihara ikan hias, dibutuhkan pemahaman mendasar mengenai karakteristik ikan tersebut. Beberapa jenis ikan mungkin butuh perlakuan khusus dalam pemeliharaannya, demikian pula dengan ikan arwana. Berikut adalah cara merawat ikan arwana agar dapat hidup dan berkembang dengan baik.

ikan arwana

Cara Merawat Ikan Arwana

1. Perhatikan ukuran dan isi akuarium

Ikan arwana adalah jenis ikan hias yang cukup besar dan memiliki gerak bebas. Untuk memelihara ikan ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan akuarium yang cukup besar untuk ikan ini berenang. Oleh karena itu, disarankan untuk menyiapkan akuarium yang ukuran panjangnya sekitar 3 kali ukuran ikannya dan lebarnya adalah 1,5 panjang tubuh ikan. 

Umumnya, ikan arwana yang diperjual belikan telah mencapai ukuran tubuh 25cm-40cm, sehingga setidaknya membutuhkan akuarium dengan panjang 100cm dan lebar 50cm, sementara ketinggian tidak berbeda jauh dengan lebar. 

 

2. Perhatian kualitas air

Sama dengan ikan hias pada umumnya, ikan arwana membutuhkan air yang bersih dan mengandung banyak oksigen. Oleh karena itu, Anda akan membutuhkan aerator dan filter akuarium. Selain itu, sebaiknya air yang ada di akuarium diganti sekali seminggu atau bahkan lebih sering jika memungkinkan. Hal ini untuk menjaga ikan arwana agar tidak stres karena harus berenang di air yang tidak terjaga kebersihannya. Anda juga sebaiknya mengukur kadar keasaman air serta suhunya. pH air yang baik untuk memelihara ikan arwana adalah 6-8, sementara untuk suhu sebaiknya berkisar antara 27°C-30°C. 

 

3. Letak dan kondisi akuarium

Salah satu karakteristik ikan arwana adalah dapat melompat hingga ketinggian tertentu. Untuk itu akuarium tempat arwana dipelihara sebaiknya memiliki penutup agar ikan arwana tidak melompat keluar. Anda juga sebaiknya menutup sebagian kecil dari dinding akuarium untuk tempat “bersembunyi” bagi ikan arwana. 

Selain itu, beberapa varietas ikan ini juga cukup sensitif terhadap gerakan yang tiba-tiba, seperti orang yang muncul tiba-tiba atau menyalakan lampu. Oleh sebab itu, akuarium ikan arwana sebaiknya diletakkan di tempat yang jarang dilewati orang dan tidak dekat dengan lampu. 

 

4. Penempatan bersama ikan lainnya

Hal lainnya yang juga perlu dipahami oleh pemelihara yaitu fakta bahwa ikan arwana adalah ikan predator. Sebaiknya tidak menaruh ikan arwana dewasa di dalam akuarium yang sama dengan ikan lain apalagi yang masih kecil. Di sisi lain, ikan arwana yang masih kecil akan rentan “di-bully” oleh ikan dewasa lain jika ditempatkan di ruang yang sama. 

Jika yang Anda pelihara adalah ikan arwana kecil dengan ukuran 10-15cm, menaruhnya di dalam akuarium yang sama lebih dari satu ekor mungkin tidak akan masalah. Hanya saja, ikan dewasa yang berukuran lebih besar lebih baik ditempatkan terpisah. 

 

5. Makanan ikan arwana

Di habitatnya, ikan arwana adalah karnivora dan predator yang memangsa ikan-ikan kecil dan udang-udangan sebagai makanan utama. Meski demikian, Anda tidak harus selalu memberikan kedua makanan tersebut karena ikan ini juga dapat memakan serangga seperti kecoa, belalang dan capung. Hanya saja, anda harus membersihkan kaki hewan-hewan tersebut sebelum memberikannya kepada ikan arwana. Selain itu, Anda juga dapat memberi ikan peliharaan Anda pelet atau cacing darah. 

 

Siap untuk menjalankan cara merawat ikan arwana?

Setelah mengetahui hal-hal di atas, Anda sudah mengetahui bahwa cara merawat ikan arwana sebenarnya tidak begitu sulit. Meski demikian ada banyak detail yang harus lebih Anda perhatikan dan lakukan demi ikan arwana kesayangan Anda tetap sehat. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *