02 MayCara Mudah Mengawinkan Ikan Cupang untuk Pemula

Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang memiliki habitat asli di daerah tropis dan banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ikan ini sering dikoleksi oleh para pehobi baik sebagai ikan hias maupun sebagai ikan aduan. Perawatan ikan cupang tergolong mudah karena ikan ini nyaris tidak membutuhkan perlakuan khusus. Mereka bisa hidup dalam wadah kecil tanpa bantuan aerator sekalipun. Jika Anda adalah pehobi jenis ikan hias dan memiliki koleksi ikan cupang, rasanya belum lengkap jika belum mencoba mengawinkannya. Pada dasarnya, perkawinan ikan cupang cukup mudah, namun membutuhkan ketelitian dan ketelatenan dalam melakukannya. Kali ini kami akan membahas cara mengawinkan ikan cupang dalam beberapa tahap. 

makanan ikan cupang

Sumber: Freepik

Memilih indukan ikan cupang

Tahap pertama pemilihan indukan ikan cupang adalah dengan memperhatikan ikan-ikan yang sehat, aktif serta memiliki anggota tubuh yang lengkap. Selanjutnya, Anda harus memilih indukan ikan cupang yang sudah matang dan dewasa sehingga siap untuk dikawinkan. Hal ini dapat ditentukan berdasarkan usia ikan cupang tersebut. Usia dewasa bagi ikan cupang jantan adalah kisaran 4-8 bulan, sedangkan betina adalah 3-4 bulan. 

Lalu, bagaimana membedakan ikan cupang jantan dan ikan cupang betina?

Perbedaan jenis kelamin pada ikan cupang dapat diamati melalui bentuk fisik dan gerakannya. Ikan cupang jantan memiliki ciri-ciri antara lain tubuh yang lebih besar, warna yang cerah, gerakan yang lincah, serta ekor dan sirip yang mengembang. Sementara ikan betina adalah kebalikannya, yaitu tubuh lebih kecil, warna lebih kusam, gerakan lamban, serta sirip dan ekor yang lebih pendek. 

Persiapan alat-alat yang dibutuhkan

Tahap selanjutnya dalam cara mengawinkan ikan cupang adalah mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan. Pertama, Anda harus menyiapkan akuarium kecil untuk tempat pemijahan dengan ukuran 20x20x20 cm. Selanjutnya, Anda juga membutuhkan gelas bening untuk tempat ikan betina. Terakhir, siapkan tanaman air sebagai tempat berlindung burayak ikan nantinya. 

Proses pemijahan ikan cupang

1. Persiapan awal

Siapkan tempat pemijahan berupa akuarium kecil dan isi air tanah atau air sungai yang jernih sampai setinggi 10-15 cm. Hindari penggunaan air kemasan (galon) maupun air PAM karena memiliki kandungan kaporit yang tidak baik bagi ikan. Selanjutnya, endapkan air sekitar satu malam sebelum ikan cupang dimasukkan. 

Selanjutnya, tempatkan tanaman air seperti kiambang untuk tempat berlindung burayak ikan nantinya. Hanya saja, disarankan untuk tidak memasukkan terlalu banyak tanaman air ini, karena justru dapat menyerap kadar oksigen di dalam air yang dibutuhkan oleh ikan.

2. Masukkan indukan ikan cupang 

Masukkan ikan cupang jantan yang telah dipilih sebelumnya ke dalam akuarium. Buat ikan ini terbiasa dengan akuarium dengan cara membiarkan mereka terlebih dahulu sekitar satu hari

Selanjutnya, masukkan ikan cupang betina dengan cara menempatkannya pada gelas bening. Tempatkan gelas bening ini di dalam akuarium berisi yang ikan jantan. Jika sudah begini, ikan jantan biasanya akan terpancing untuk membuat gelembung-gelembung yang berguna untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. 

Jika sudah tampak banyak gelembung, masukkan ikan betina ke dalam kolam (tanpa menggunakan gelas). Pemijahan biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau 4-6 sore. Usahakan untuk menempatkan akuarium yang berisi ikan cupang di tempat yang hening karena mereka cenderung sensitif. Anda juga sebaiknya menutup bagian atas akuarium dengan koran atau wadah. 

3. Setelah pemijahan

Segera pisahkan ikan betina setelah pembuahan karena mereka memiliki kecenderungan untuk memangsa telur-telurnya. Sementara ikan jantan akan memunguti telur-telur yang sudah dibuahi ke dalam gelembung-gelembung yang telah dibuat sebelumnya. 

Telur-telur ikan cupang akan menetas dalam jangka waktu satu hari. Selama tiga hari setelahnya burayak tidak perlu diberi makanan, begitu pula dengan induk jantannya. Selanjutnya, berikan kutu air sebagai makanan pertama untuk burayak ikan cupang. Setelah dua minggu, Anda dapat mengeluarkan indukan jantan dan mulai memberikan makanan yang lebih besar untuk burayak ikan cupang. 

Nah, jika sudah sampai di sini, Anda hanya perlu menunggu hingga sekitar 1 bulan untuk dapat memisahkan burayak berdasarkan jenis kelamin dan memindahkannya ke wadah pembesaran. Cukup mudah, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *