13 MayCara Tepat Memelihara Ikan Cupang di Akuarium

Belakangan ikan cupang lebih populer sebagai ikan hias ketimbang ikan aduan seperti pada awal tahun 2000an di Indonesia. Ikan yang ukurannya hanya berkisar 6-7 cm ini dikenal sebagai salah satu jenis ikan hias yang tangguh dan tidak ribet dalam pemeliharaannya. Meski demikian, terkadang ada keluhan bahwa ikan ini tampak lesu atau bahkan berumur lebih pendek dari seharusnya. Hal tersebut sering kali merupakan akibat cara memelihara ikan cupang yang salah. Lantas seperti apakah cara yang benar agar ikan cupang hidup sehat dan berumur lebih lama?

cara merawat ikan cupang

Sumber: animals.howstuffworks.com

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait dengan cara memelihara ikan cupang mulai dari wadah untuk tempat tinggalnya hingga perlakuan khusus. 

Akuarium

Banyak orang menganggap bahwa ikan cupang adalah ikan yang tangguh dan dapat bertahan bahkan tanpa akuarium layaknya ikan hias lainnya. Bahkan ada orang yang menjadikan vas dekoratif tanpa menggunakan alat bantu seperti filter air. Perlu diketahui bahwa ikan cupang pada dasarnya sama dengan ikan hias lainnya yang membutuhkan tempat yang cukup sebagai habitat sehingga terhindar dari stres. Ukuran akuarium ini juga menjadi penentu pertumbuhan bagi Anda yang memelihara ikan ini sejak masih kecil. 

Pilihlah akuarium ikan cupang yang berukuran setidaknya 10 liter air untuk satu ekor ikan cupang. Ikan ini sebenarnya bisa dicampurkan dengan ikan lainnya, hanya Anda karena sifatnya yang agresif akan membuat mereka cenderung bertengkar sehingga masing-masing ikan akan stres. Selain itu, Anda perlu menggunakan filter atau sirkulator yang sudah dilengkapi dengan filter, meskipun tidak harus menggunakan aerator. 

Filter dan sirkulator berfungsi sebagai penyaring air sekaligus pembuat arus sehingga akan membuat ikan merasa nyaman dengan air yang bergerak. Selain itu, Anda perlu menambahkan hiasan seperti pasir, bebatuan serta tanaman hias yang akan membuat ikan nyaman berada di akuarium. Pastikan semua benda yang Anda letakkan di dalam akuarium tidak berbahaya bagi ikan cupang, apalagi jenis yang ekor menjuntai seperti halfmoon.

Makanan

Beberapa penghobi ikan hias, termasuk ikan cupang memilih cara cepat untuk memberi makan ikan cupang yaitu dengan makanan buatan/pelet. Meski praktis dan cepat saji, Anda sebaiknya tidak menjadikan pelet sebagai makanan utama harian karena tidak mengandung nutrisi yang cukup untuk ikan cupang. Berilah makanan alami sebagai makanan pokok harian seperti kutu air, cacing darah atau artemia. 

Menjaga kesehatan

Cara memelihara ikan cupang selanjutnya adalah dengan melakukan pemeliharaan kesehatan ikan cupang, terutama dari parasit seperti jamur. Jamur dan bakteri adalah masalah kesehatan utama bagi sebagian besar ikan hias air tawar yang tinggal di akuarium, termasuk ikan cupang. Jangan biarkan parasit merusak keindahan ikan hias kesayangan Anda. 

Sempatkan untuk memperhatikan ikan Anda secara detail setiap harinya, terutama saat makan. Selain itu perhatikan pula jika cupang tampak tidak sehat seperti kurang aktif atau terlihat banyak diam. Jika Anda memelihara lebih dari satu ikan dalam satu akuarium, segera karantina jika Ada ikan yang terlihat sakit agar tidak menulari yang lain. 

Perlakuan Khusus

Ikan cupang dikenal sebagai ikan yang agresif dan “galak”, namun sebenarnya hanya ikan jantan memiliki kecenderungan lebih besar. Oleh karena itu, hindari memelihara lebih dari satu ikan cupang jantan dalam satu akuarium. Meski demikian, mendedikasikan satu akuarium untuk satu ekor ikan cupang sangat dianjurkan. 

Post Tagged with ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *