04 MayCara Gampang Melakukan Budidaya Ikan Cupang

Ikan cupang merupakan ikan yang cukup populer di kalangan pencinta ikan hias di Indonesia. Di antara orang yang mengoleksi ikan hias, banyak yang berawal dari memelihara ikan cupang saat anak-anak. Hal ini bukan sesuatu yang baru karena ikan cupang memang jenis ikan hias yang banyak dijual untuk dijadikan mainan anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Tidak heran jika sampai saat pun masih banyak orang yang melakukan budidaya ikan cupang, karena dapat dijual dengan mudah. 

budidaya ikan cupang

Sumber: Freepik

Bagaimana cara budidaya ikan cupang?

Pada dasarnya, budidaya ikan cupang tidak jauh berbeda dengan budidaya ikan hias air tawar lainnya. Namun, karena ikan ini termasuk yang agresif dan suka berkelahi, Anda tidak dapat sekaligus memasukkan dua ikan dapat satu wadah. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah tertentu yang harus dijalankan dengan telaten. 

Memilih indukan ikan cupang

Hal pertama yang Anda lakukan adalah memilih ikan-ikan yang sempurna, sehat serta tidak memiliki penyakit seperti jamur. Pastikan pula Anda memilih ikan yang memiliki gerak aktif, karena hal tersebut menandakan mereka benar-benar sehat. Setelah menemukan beberapa ikan yang sehat dan sempurna, selanjutnya Anda harus menentukan mana ikan jantan dan ikan betina yang siap untuk dipijah. 

Membedakan ikan cupang jantan dan betina dapat dilihat melalui fisiknya. Ikan jantan cenderung memiliki tubuh lebih besar, warna yang lebih cerah serta gerakan yang lebih lincah. Jika Anda menemukan ciri-ciri yang berlawanan, kemungkinan besar ikan tersebut adalah ikan betina. 

Mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan

Peralatan utama yang dibutuhkan untuk pemijahan ikan cupang adalah akuarium dengan ukuran 20x20x20 cm dan gelas bening. Selanjutnya, Anda juga perlu menyiapkan tanaman air untuk tempat berlindung burayak ikan nantinya. Anda tidak memerlukan perlengkapan akuarium lain seperti filter atau aerator untuk melakukan budidaya ikan cupang karena termasuk ikan yang tangguh dalam beradaptasi. 

Meski demikian, Anda perlu mengendapkan air yang akan dipakai untuk mengisi akuarium. Pastikan Anda tidak menggunakan air PAM atau air galon karena mengandung kaporit yang tidak baik bagi ikan cupang. Sebaiknya gunakan air sumur yang telah terlebih dahulu diendapkan minimal satu malam. 

Pemijahan

Pertama, masukkan ikan cupang jantan ke dalam akuarium yang sudah disediakan dan biarkan ia terbiasa dulu dengan airnya dengan membiarkannya selama satu hari. Selanjutnya, Anda dapat memasukkan ikan cupang betina dengan menggunakan gelas bening sebagai pembatas antara ia dan ikan jantan. Amati apakah ikan jantan sudah mulai membuat gelembung-gelembung udara yang berguna untuk meletakkan telur yang sudah dibuahi. Jika sudah, maka keluarkan ikan betina dari gelas dan biarkan pemijahan terjadi sekitar pagi atau sore hari. 

Setelah pemijahan biasanya akan tampak telur-telur ikan cupang. Jika sudah demikian, Anda lebih baik segera memindahkan ikan betina karena berpotensi untuk memakan telur-telurnya. Selanjutnya, telur akan menetas dalam jangka waktu satu hari dan selama tiga hari selanjutnya, Anda tidak perlu memberi mereka makan. 

Pembesaran ikan cupang

Beri anak ikan cupang kuning telur rebus sebagai makanan selama dua minggu awal hidupnya dan Anda dapat memberi kutu air hingga mereka kira-kira berusia satu bulan. Setelah itu, Anda dapat memisahkan ikan cupang berdasarkan jenis kelamin dan kualitas (ekor, warna, corak), dan mulai memasukkan pada tempat pembesaran. 

Berikan makanan secara teratur kepada ikan cupang Anda serta perhatikan kondisi ikan-ikan Anda agar selalu tampak aktif dan sehat. Dengan demikian, proses budidaya ikan cupang sudah selesai dan Anda dapat segera menjualnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *